• Kam. Jan 15th, 2026

Tim 11 ABK & Partners Dampingi Korban Penyiksaan yang diduga Dilakukan oleh Majikannya Buat Laporan Kepolisian

ByAdmin

Des 14, 2025

Kota Bekasi – Aptvonline.com

Tindak kekerasan terhadap asisten rumah tangga (ART) kembali terjadi di Kota Bekasi, tepatnya di Cluster Grand Victoria Taman Jatisari Permai, Jatisari. Korban bernama Morena mengalami penyiksaan yang diduga dilakukan oleh majikannya hanya karena kurang mendengar saat dipanggil. ( Minggu, 14 Desember 2025 )

Kronologi Kejadian

Morena mulai bekerja pada tanggal 2 November. Hanya dalam satu minggu bekerja, dia sudah merasa tidak betah karena kurang istirahat dan selalu mendapatkan perlakuan kasar dari ibu majikannya.

Menurut keterangan Morena, tindakan kekerasan seringkali dilakukan oleh ibu majikannya ketika dia kurang mendengar panggilan. “Setiap dipanggil tidak dengar, dia langsung tonjok saya, pukul. Pernah juga tangan saya disetrika lebih dari satu kali dan kepala saya dijedot ke tembok, terus perut juga diinjak,” ungkapnya.

Dia juga menambahkan, “Setiap ibunya marah, dia cekek leher saya. Belum lagi rambut saya dipangkas dengan seenaknya hanya gara-gara dipanggil tidak dengar.” Menurut Morena, setiap melakukan penyiksaan, ibu majikan selalu mematikan CCTV di rumah untuk menghilangkan jejak.

Kejadian memuncak ketika Morena tidak sengaja menyenggol kaki majikannya saat diajak makan bersama di Cibubur. Sekitar pukul 21.00 malam, dia disuruh pergi dan keluar rumah tanpa membawa apa-apa, hanya dengan baju yang dikenakannya.

Penyelamatan Korban

Morena sempat meminta tolong tukang ojek untuk mengantarkannya ke yayasan penyalur di Jatiasih, namun tidak ada yang mau. Akhirnya, dia berjalan kaki dan tiba di yayasan pada pukul 08.00 pagi keesokan harinya.

Di sana, Morena menceritakan semua kejadian kepada pihak Yayasan Kairos Jaya Nusantara (tempat penyalur kerjanya) dan Tim 11 ABK & Partners.

Penanganan Kasus

Tim 11 ABK & Partners mengawal kasus ini. Ketua tim, Andreas, menyatakan merasa kecewa dan sedih melihat perlakuan terhadap Morena, yang juga tidak pernah menerima gaji selama bekerja. Tim kemudian membawa korban untuk melaporkan ke pihak kepolisian.

“Tim 11 ABK & Partners siap mengkawal kasus ini dan berharap agar majikannya mendapatkan hukuman yang setimpal dengan apa yang mereka lakukan kepada Morena,” tegas Andreas.

( Tim/Red )

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *