• Sab. Apr 4th, 2026

Dugaan Kurangnya Koordinasi, Pencairan Dana PKH di Bekasi Timur Berujung Ricuh

ByAdmin

Mar 28, 2026

BEKASI – Aptvonline.com

Proses pencairan dana bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, dikeluhkan warga. Pelaksanaan penyaluran yang bekerja sama dengan Kantor Pos tersebut dinilai tidak terorganisir dengan baik, sehingga memicu antrean panjang dan kekisruhan di lokasi pencairan, Sabtu (28/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lapangan, sekitar 600 hingga 700 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendatangi lokasi untuk mencairkan bantuan. Nominal bantuan yang diterima warga bervariasi mulai dari Rp600.000, Rp1.200.000, hingga Rp1.800.000, tergantung kategori penerima seperti pelajar, disabilitas, lansia, maupun warga lanjut usia.

Sejumlah warga mengaku kesulitan karena minimnya informasi dan prosedur yang dianggap berbelit. Keluhan utama tertuju pada koordinasi penyebaran undangan yang tidak sampai tepat waktu kepada masyarakat. Banyak warga merasa kebingungan akibat kurangnya sosialisasi dari pihak RT, RW, maupun perangkat kelurahan setempat.

“Kami merasa dipersulit karena informasinya tidak jelas. Dari awal tidak ada koordinasi yang baik ke lingkungan tempat tinggal kami, sehingga saat di Kantor Pos semua menumpuk dan berdesak-desakan,” ujar salah seorang warga di lokasi.

Kondisi diperparah dengan minimnya edukasi mengenai tata cara pengambilan, yang memicu terjadinya aksi saling dorong dan antrean yang tidak teratur. Warga menyayangkan sikap pihak koordinator wilayah yang dianggap kurang sigap dalam mengatur teknis penyaluran dana dari Pemerintah Pusat tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak koordinator PKH Kota Bekasi maupun instansi terkait mengenai kendala teknis dan keluhan warga di lapangan. Masyarakat berharap pemerintah segera mengevaluasi sistem penyaluran agar proses bantuan sosial di masa mendatang dapat berjalan lebih manusiawi dan tertib.

( RED )

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *