• Ming. Nov 30th, 2025

‎Toko Obat Ilegal di Harapan Indah Diduga Dibekingi Oknum RT

ByAdmin

Nov 6, 2025

Harapan Indah, Kota Bekasi – Aptvonline.com

Sebuah toko obat ilegal di kawasan Harapan Indah, yang beralokasi di Jl. Kec. Medan Satria, RT.003/RW.007, Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, Kota Bks.
‎Menjadi sorotan setelah diduga menjual obat-obatan keras seperti tramadol tanpa resep dokter. ( Kamis, 6 November 2025 )

‎Praktik ini semakin meresahkan karena disinyalir mendapat perlindungan dari oknum ketua RT setempat.

‎Seorang pembeli bernama Ridwan mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama mengonsumsi tramadol untuk mengatasi masalah kesehatan. “Saya kalau tidak minum tramadol badan rasanya lemas dan berasa gak enak badan,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

‎Ridwan mengaku awalnya hanya mengonsumsi 2 butir tramadol, namun kini dosisnya meningkat menjadi 5 butir sekali minum. “Awal saya minum hanya 2 butir, sekarang sekali minum 5 butir. 1 butir seharga 5 ribu, kalau 5 butir 20 ribu, kalau 1 lempeng isi 10, 40 ribu,” jelasnya.

‎Lebih lanjut, Ridwan menjelaskan efek yang dirasakannya setelah mengonsumsi tramadol. “Efek mengonsumsi tramadol bawaannya santai, kalau diminum saat bekerja tidak terasa capek dan bawaannya semangat,” katanya.

‎Saat awak media mencoba mengonfirmasi, penjaga toko yang enggan menyebutkan namanya, ia membenarkan bahwa pemilik toko tersebut bernama Jakir yang sekarang sedang di Malaysia. Namun, ia enggan memberikan keterangan lebih lanjut terkait perizinan dan asal-usul obat-obatan yang dijual.

Ahmad Muzakir Yang Diduga Pemilik Toko Obat Ilegal



‎Keberadaan toko obat ilegal ini tentu sangat meresahkan masyarakat sekitar. Tramadol merupakan obat keras yang seharusnya hanya bisa didapatkan dengan resep dokter. Penyalahgunaan tramadol dapat menyebabkan berbagai efek samping berbahaya, seperti ketergantungan, gangguan pernapasan, kejang, hingga overdosis.

‎Masyarakat berharap aparat penegak hukum, khususnya Polsek Medan Satria, segera bertindak tegas untuk menutup toko obat ilegal tersebut dan menangkap para pelaku yang terlibat. “Kami meminta aparat penegak hukum, khususnya Polsek Medan Satria tidak mandul,” tegas salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

‎Kasus ini menjadi bukti bahwa pengawasan terhadap peredaran obat-obatan ilegal masih lemah.

‎Pemerintah daerah dan aparat terkait diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik-praktik ilegal yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Diminta APH segera menangkap Oknum RT yang diduga membeckup tempat tersebut.


‎( RED )

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *