Kota Bukittinggi,APTVONLINE.COM
Asta Cita Presiden Prabowo dengan melalui program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendiksarmen) tidak membenarkan lagi pungutan dalam bentuk apapun, yang mengatas namakan Pendidikan, dana BOS yang di terima oleh sekolah sudah mengakomodir Pendidikan.
Gerakan Aliansi Rakyat Anti Korupsi (GARANSI) Sumbar Darman Chan,SH mengatakan kepada wartawan (21/11/25) bahwa ada temuan yang kami peroleh di SMAN.3 Bukittinggi terkait dana penggunaan belanja BOSP dan pungutan liar yang bertopengkan komite ujar Darman Chan,SH.
Sambung Darman Chan lagi mengatakan, dari setiap belanja di gunakan oleh Kepsek SMAN.3 Bukittinggi ada indikasi yang mencurigai pada item Belanjanya, yaitu belanja administrasi sekolah dan biaya sarana dan prasarana sekolah hal ini rehab sekolah hanya kepsek yang belanja bahan materialnya dan mengupah pekerja, lalu kemudian belanja Administrasi Sekolah ini untuk belanja kerta yang membuat SPjnya bendahara dan kepsek serta biaya PPDB ini rawan sekali laporan ARKAS SPj BOSP yang mereka perbuat.
Baik sebagai berikut kami uraikan belanja dana BOS di SMAN.3 Bukittinggi tahun 2024 dengan jumlah siswa 1.018 orang tahap ke I ;
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca
Rp 165.930.200
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain
Rp 114.959.500
pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 53.022.968
pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan
Rp 113.989.768
pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan
Rp 6.793.200
langganan daya dan jasa
Rp 85.052.904
pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 69.636.738
penyediaan alat multimedia pembelajaran
Rp 985.000
pembayaran honor
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 121.200.000
Total Dana
Rp 731.570.278
Tahap ke II penggunaan belanja BOS di SMAN.3 Bukittinggi tahun 2024 diduga kuat laporan SPj BOS ARKAS manipulatif sebagai berikut;
penerimaan Peserta Didik baru
Rp 0
pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca
Rp 148.391.900
pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain
Rp 58.065.405
pelaksanaan kegiatan evaluasi/asesmen pembelajaran dan bermain
Rp 57.152.000
pelaksanaan administrasi kegiatan Satuan Pendidikan
Rp 214.163.348
pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan
Rp 7.000.000
langganan daya dan jasa
Rp 71.804.279
pemeliharaan sarana dan prasarana
Rp 89.257.790
penyediaan alat multimedia pembelajaran
Rp 6.735.000
pembayaran honor
Rp 0
penyelenggaraan kegiatan uji kompetensi keahlian, sertifikasi kompetensi keahlian dan uji kompetensi kemampuan bahasa Inggris berstandar internasional dan bahasa asing lainnya bagi kelas akhir SMK atau SMALB
Rp 0
pembayaran honor
Rp 163.220.000
Total Dana
Rp 815.789.722
Lalu kemudian terang Darman Chan, SH mengatakan kepada wartawan bahwa
Presiden Prabowo Subianto meminta kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar tidak main-main dalam memberantas korupsi. Khususnya di Kemendikbud dan Ristek, hal ini terbukti di ungkapkan oleh ST. Burhanudin Selaku Kepala Kejaksaan Agung Republik Indonesia, dalam kasus tindak pidana korupsi pengadaan laptop chromebook di Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek Ri yang merugikan keuangan negara sebesar Rp.1,98 Triliun APBN tahun 2021/2022.
Kita mendesak kepada Kajari Bukittinggi, agar segera memeriksa Kepsek dan Bendahara SMAN.3 Bukittinggi dugaan kecurangan penggunaan dana BOSP, agar membongkar dugaan kecurangan dana BOS.
Dugaan tipidkor ini di SMAN 3 Bukittinggi ujar Darman Chan SH. Sarat kecurangan dan baru – baru ini Ombudsman menemukan penahanan ijazah siswa di sekolah, bagi siswa alumni tamat tahun kemarian hanya tidak sanggup membayar uang haram komite yang menjual nama pendidikan.
Kami (GARANSI) mendesak Kajari Bukittinggi agar membongkar dugaan praktik pungli di SMAN.3 Bukittinggi dan Penyalagunaan dana BOS, yang sarat persekongkolan jahat, belum lagi antara kepsek dan vendor SIPlah dalam belanja buku sekolah, seperti penerimaan diskon fee (gratifikasi) dan belanja administrasi sekolah, sarana dan prasarana sekolah dan belanja gaji guru honorer yang sudah di akomodir dari dana BOS lewat dapodik, kemudian ada lagi dari Dari Bantuan Keuangan Daerah Kota Bukittinggi yang tumpang tindih.
Sementara Kepsek SMAN 3 Bukittinggi Eli Noverma saat di konfirmasi via WhatsAppnya 082169580xxx ia tidak menjawab bahkan chat pun tidak di balas sampai berita ini di terbitkan. Ia memilih bungkam.
Tim
